Introvert, Ekstrovert, dan Ambivert

Pahami Arti dan Kenali Perbedaannya

Introvert, Ekstrovert dan Ambivert — Image by AkuKita Wanita

Menurut Carl Gustav Jung, kepribadian manusia digolongkan menjadi dua jenis, yaitu introvert dan ekstrovert. Lalu belakangan ini muncul istilah kepribadian baru, yaitu ambivert. Psikologi asal Swiss ini menjelaskan bahwa kepribadian manusia terbentuk oleh dimensi introversi-ekstroversi. Menurut Jung, introversi adalah spektrum yang mengubah energi psikis ke dalam dengan orientasi ke arah subjektif. Sedangkan ekstroversi berupa sikap yang dipengaruhi oleh dunia luar, orang lain, atau materi (Oktriwina, 2021).

Definisi kepribadian sangat beragam menurut para ahli. Kepribadian adalah sesuatu yang menggambarkan ciri khas (keunikan) seseorang yang membedakan satu orang dengan orang yang lain. Dengan mengetahui kepribadian sesorang, maka perilaku yang akan ditampilkan oleh orang tersebut dalam menghadapi suatu situasi dapat diramalkan (Suherlan & Budhiono 2013). Maksudnya kepribadian bersifat unik adalah kualitas perilaku yang khas sehingga dapat dibedakan antara individu satu dengan individu yang lain.

Introvert

“orang introvert kan pemalu” ; “introvert ansos”. Orang-orang yang bilang seperti ini sok tau banget dehh. Ini semua mitos kepribadian introvert yaa teman-teman. Dikutip dari wolipop.com, definisi introvert sendiri adalah seseorang yang bisa menyerap energi ketika sedang sendiri (Putri, 2019). Orang yang memiliki kepribadian introvert cenderung lebih sering menghabiskan waktunya dengan lingkungan yang tidak terlalu ramai, tentunya hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya orang dengan kepribadian ini tidak suka omongan basa-basi dan lebih cepat lelah secara mental jika terlalu lama bersinggungan dengan orang banyak. Jadi faktanya, orang introvert bukan ansos yaa, hanya saja mereka lebih menikmati waktu sendiri.

Tanda orang introvert seperti yang dikutip dari popbela.com:

  • Peka dengan kondisi diri
  • Lebih nyaman menghabiskan waktu sendiri
  • Berbicara seperlunya
  • Kurang menyukai kerja secara berkelompok
  • Sering merasa kesepian saat berada di keramaian
  • ‘me time’ adalah cara yang paling disukai untuk beristirahat dari rasa penat (Dipodiputro, 2020)

Ekstrovert

Kebalikan dari introvert, orang dengan kepribadian ekstrovert cenderung lebih sering menghabiskan waktu dengan bertemu banyak orang, lebih terbuka, dan lebih banyak bicara untuk mendapatkan energi dan mencari ketenangan. “susah deh curhat sama ekstrovert, pasti nggak didengar” ; “ekstrovert banyak acara”. Duh, mitos lagi nih. Realitanya, orang ekstrovert justru bisa mengeluarkan pertanyaan yang membuat lawan bicaranya berpikir lebih dalam. Orang ekstrovert juga tetap butuh waktu sendiri loh, walaupun hanya dalam durasi yang singkat.

Tanda orang ekstrovert seperti yang dikutip dari popbela.com:

  • Merasa lebih berenergi saat bersama orang lain
  • Cepat bosan saat sendirian
  • Senang jadi pusat perhatian
  • Terkenal ramah dan mudah bergaul
  • Mudah menyampaikan pendapat (Dipodiputro, 2020)

Ambivert

Ambivert umumnya dikenal sebagai gabungan dari ekstrovert dan introvert, dimana orang yang ambivert ini memiliki sisi introversi dan ekstroversi yang seimbang. Orang dengan kepribadian ambivert nyaman dengan bersosialisasi maupun menyendiri dalam kondisi tertentu. Banyak mitos mengatakan bahwa orang ambivert dikenal sebagai orang yang tidak memiliki pendirian. Faktanya orang ambivert adalah orang yang paling fleksibel sehingga bisa menempatkan diri dalam segala situasi.

Tanda orang ambivert seperti yang dikutip dari popbela.com:

  • Cepat beradaptasi
  • Bisa menjadi pendengar maupun pembicara yang baik
  • Bisa bekerja sendiri maupun berkelompok
  • Nyaman menyendiri dan di lingkungan sosial
  • Memiliki kepribadian yang seimbang (Dipodiputro, 2020)

Itu dia penjelasan mengenai introvert, ekstrovert, dan ambivert. Sudah kenal dengan perbedaan dari ketiganya kan… Kira-kira apa jenis kepribadian kamu?

Penulis : Sarifatul, Head of Creative Promotion

Editor : Raka, Head of Medium Creative Content, Anis, Head of Medium Strategic Implementation

Referensi

Suherlan, H., Budhiono, Y., Psikologi Pelayanan, Media Perubahan, Bandung, 2013, hlm. 10.

https://id.wikipedia.org/wiki/Kepribadian (diakses 26/05/21 pukul 20.07 WIB)

Dipodiputro, S., 2020. Memahami Arti & Perbedaan dari Introvert, Ekstrovert, dan Ambivert. [Online].

Available at: https://www.popbela.com/relationship/single/shilla-dipodiputro/definisi-introvert-ekstrovert-ambivert-dan-perbedaannya/3 (diakses 27/05/21 pukul 05.40 WIB)

Aditya, R., 2021. Perbedaan Introvert, Ekstrovert, dan Ambivert. [Online].

Available at: https://www.suara.com/health/2021/03/10/125909/perbedaan-intovert-ekstrovert-dan-ambivert?page=all (diakses 27/05/21 pukul 06.00 WIB)

Ruang Sharing dan Diskusi Menjadi Titik Temu Kita | Find out More → https://linktr.ee/akukitawanita

Ruang Sharing dan Diskusi Menjadi Titik Temu Kita | Find out More → https://linktr.ee/akukitawanita