Rekam Peristiwa Perempuan #4

18 Juli 2021

Hari Anak Nasional, 6 Lembaga Pembinaan Khusus Anak Dapat Predikat Ramah Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, memberikan predikat Ramah Anak pada enam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang telah memberikan pendidikan bagi anak-anak putus sekolah. Menteri Bintang menyatakan bahwa perlindungan anak yang mencakup hak-hak mereka adalah tanggung jawab bersama (pemerintah, masyarakat, serta orang tua atau wali). Kegiatan ini juga dibantu oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly, yang menjadi salah satu leading sector dalam pelaksanaan Sistem Peradilan Pidana Anak dengan kebijakan ramah anak. Selengkapnya di https://nasional.tempo.co/read/1484604/hari-anak-nasional-6-lembaga-pembinaan-khusus-anak-dapat-predikat-ramah-anak/full&view=ok

Ingin Lindungi Privasi Anak, Blake Lively Geram Dikuntit Paparazi

Blake Lively sangat berhati-hati melindungi privasi ketiga anaknya dari sorotan media. Sayangnya, hal itu sulit dilakukan sebab hampir setiap aktivitas dengan sang anak di luar rumah selalu diikuti paparazi. Blake juga menceritakan momen ketika anak-anaknya dikuntit oleh pria yang merupakan fotografer majalah sepanjang hari. Ia juga mengatakan pada Marie Claire pada tahun 2016 bahwa ia ingin anak-anaknya memiliki kehidupan normal yang sama seperti yang kami miliki. Selengkapnya di, https://cantik.tempo.co/read/1484595/ingin-lindungi-privasi-anak-blake-lively-geram-dikuntit-paparazi/full&view=ok

Image Credit AkuKita Wanita

20 Juli 2021

Perempuan Berjas Merah yang Mengajari Kita Pancasila

Sarah Gilbert, seorang Ilmuwan Inggris yang berperan menemukan vaksin AstraZeneca, diperkenalkan secara tiba-tiba mendapatkan standing ovation sebagai penghormatan dari penonton Wilbledon 2021. Masyarakat Indonesia nampaknya juga perlu berbangga karena adanya peran peneliti Indonesia yang tengah studi doktoral di Oxford University yang masuk ke dalam tim Sarah. Ia Bernama Indra Rudiansyah. Sarah dan timnya membuat vaksin AstraZeneca dengan biaya murah karena dilepaskan hak patennya. Selain itu, ia juga mengatakan keinginannya membuang jauh-jauh gagasan pengambilan hak paten penuh atas vaksin. Hal ini dilakukan agar dunia bisa berbagi kekayaan intelektual dan siapa pun bisa membuat vaksin mereka sendiri. Di saat kondisi para pejabat yang berusaha mengakali rakyatnya pada masa pandemi, Sarah Gilbert beserta timnya justru mengingatkan Indonesia tentang Pancasila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Selengkapnya https://www.kompas.com/tren/read/2021/07/20/085353065/perempuan-berjas-merah-yang-mengajari-kita-pancasila?page=all#page2

22 Juli 2021

Demi Anak, Emma Roberts Mengurangi Penggunaan Plastik di Rumah

Setelah melahirkan anak pertamanya, Emma Roberts mengatakan akan mengurangi penggunaan plastik di rumahnya. Aktris 30 tahun itu terinspirasi untuk mengikuti tantangan Juli Bebas Plastik atau Plastic Free July. Selama sepekan, Emma mengatakan bahwa ia telah membuat perubahan kecil tetapi signifikan dalam penggunaan plastik secara permanen, termasuk lebih banyak memasak daripada memesan makanan atau menyimpan cangkir yang bisa digunakan kembali. Tujuan dari tindakannya ialah untuk mengurangi dampak perubahan iklim yang dapat dicapai jika semua orang mengubah pola pikir mereka. Selengkapnya di https://cantik.tempo.co/read/1485840/demi-anak-emma-roberts-mengurangi-penggunaan-plastik-di-rumah/full&view=ok

Image Credit AkuKita Wanita

Gerakan Dapur Umum Buruh Gendong Perempuan Yogyakarta Curi Perhatian Dian Sastro

Gerakan Dapur Umum Buruh Gendong Perempuan merupakan gerakan yang bertujuan membantu buruh gendong di Yogyakarta yang semakin memperihatinkan hidupnya setelah wabah Covid-19 merebak. Menurut Berkah, pandemi berdampak pada penghasilan buruh gendong perempuan yang sebelumnya mendapatkan penghasilan Rp50.000, kini hanya mendapatkan maksimal Rp25.000. Untuk membantu buruh gendong perempuan melalui gerakan ini, Berkah dan teman-temannya menerima donasi dari berbagai sumber. Salah satunya artis Dian Sastrowardoyo. Setelah berjalan hampir satu tahun, dapur umum ini bisa menyediakan lebih dari 200 porsi makanan untuk buruh gendong di Pasar Beringharjo, Giwangan, Gamping,dan Kranggan. Selengkapnya https://regional.kompas.com/read/2021/07/22/164551478/gerakan-dapur-umum-buruh-gendong-perempuan-yogyakarta-curi-perhatian-dian-sastro

23 Juli 2021

Saat Perempuan Lajang Trauma Periksa Kesehatan Reproduksi, Dicap Dosa hingga Anjuran Menikah Dulu

Dalam hal reproduksi, seorang perempuan berhak untuk memastikan kesehatan reproduksinya kepada dokter. Alih-alih melakukan pemeriksaan, seorang dokter justru memberikan stigma negatif pada seorang perempuan lajang. Peristiwa yang dialami oleh perempuan tersebut ditanggapi oleh Gabriella Sandranila, seorang dokter pendiri Gerakan Dokter Tanpa Stigma. Menurutnya, kejadian seperti ini dapat merugikan pasien karena bisa membuat mereka tidak mau ke dokter karena berpikir akan dihakimi. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kurikulum di dunia kedokteran tidak memiliki perspektif gender. Padahal, perspektif gender diperlukan sebagai perilaku yang menjembatani antara tenaga medis dan pasien (masyarakat). Selengkapnya https://regional.kompas.com/read/2021/07/23/112000978/saat-perempuan-lajang-trauma-periksa-kesehatan-reproduksi-dicap-dosa-hingga

Image Credit AkuKita Wanita

AkuKita Wanita juga memberikan pencerdasan di newsletter yang dikirim melalui e-mail dua minggu sekali.

Penulis: Raka Gunara, Vil Laura Murdiahtin Ningsih

Ruang Sharing dan Diskusi Menjadi Titik Temu Kita | Find out More → https://linktr.ee/akukitawanita

Ruang Sharing dan Diskusi Menjadi Titik Temu Kita | Find out More → https://linktr.ee/akukitawanita